“Inilah jalanku: aku dan orang-orang yang mengikutiku berdakwah kepada Allah dengan hujah yang nyata, Maha Suci Allah, dan aku tiada termasuk orang-orang yang musyrik” (Yusuf:108).

Jama'ah Penuh Berkah

Tidak ada dakwah tanpa kepemimpinan. Kadar tsiqah antara qiyadah dan jundiyah menjadi penentu bagi sejauh mana kekuatan sistem jamaah, kemantapan langkah-langkahnya, keberhasilan dalam mewujudkan tujuan-tujuannya, dan kemampuannya dalam mengatasi berbagai tantangan dan kesulitan.

Bekerja Untuk Ummat

Dan Katakanlah: Bekerjalah kamu, Maka Allah dan Rasul-Nya serta orang-orang mukmin akan melihat pekerjaanmu itu, dan kamu akan dikembalikan kepada (Allah) yang mengetahui akan yang ghaib dan yang nyata, lalu diberitakan-Nya kepada kamu apa yang telah kamu kerjakan. (9:105)

Inilah Jalan Kami

Katakanlah: Inilah jalanku, aku dan orang-orang yang mengikutiku mengajak (kamu) kepada Allah dengan hujjah yang nyata, Maha suci Allah, dan aku tiada Termasuk orang-orang yang musyrik. (12:108)

Yang Tegar Di Jalan Dakwah

Biduk kebersamaan kita terus berjalan. Dia telah menembus belukar, menaiki tebing, membelah laut. Sayatan luka, rasa sakit, air mata adalah bagian dari tabiat jalan yang sedang kita lalui. Dan kita tak pernah berhenti menyusurinya, mengikuti arus waktu yang juga tak pernah berhenti.

Kesungguhan Membangun Peradaban

Semua kesungguhan akan menjumpai hasilnya. Ini bukan kata mutiara, namun itulah kenyataannya. Setiap orang akan mendapatkan apa yang diusahakan dengan sepenuh kesungguhan.

Jumat, 28 Desember 2012

100 HIKMAH PENGHILANG GUNDAH (BAGIAN PERTAMA)

Hikmah mempunyai beragam arti, baik secara bahasa maupun syariat. Yang dimaksud hikmah dalam tulisan ini adalah peribahasa, pepatah atau kata-kata yang mengandung makna indah dengan susunan menawan. Hati manusia selalu tertarik dengan kalimat yang indah terlantunkan lagi bermakna dalam. Hingga disebutkan dalam keindahan pemilihan kata mengandung unsur sihir, ya maksudnya menyihir seseorang menjadi terpikat. Betapa sering kita melihat lagi mendengar seorang orator yang menyihir audiens di hadapannya.

Kultwit hikmah kali ini diambil dari link berbahasa arab almadres.net , yang berisi kumpulan hikmah dan pepatah yang mungkin tidak semuanya baru, tidak semuanya indah, namun tetap saja bisa menjadi pencerah sekaligus penghilang gundah, khususnya bagi mereka yang mau memahami lebih mendalam.

Dari 100 hikmah yang ada, untuk bagian pertama ini akan kami hadirkan 40 hikmah lebih dahulu, semoga kita mampu mengambil dan menelisik pelajaran di sela-selanya. 


    1. Engkau menyalakan sebatang lilin kecil, jauh lebih baik daripada menghabiskan umurmu mengutuk kegelapan
    2. Tidaklah perlu bersedih saat gagal, selama engkau masih terus berusaha tuk bangkit kembali dg semangat baru
    3. Setiap kali seseorang bertambah pengetahuannya, akan bertambah pula rasa gelisah penasarannya
    4. Sang Peluang bertanya pada sang Mustahil : Dimana engkau tinggal ? Ia menjawab : dalam benak orang2 lemah dan takut
    5. Sungguh rumah tanpa buku adalah rumah tanpa jiwa
    6. Yang kuat bukan hanya yg selalu menang perang, tapi yang lemah adalah yang dalam perdamaian pun kalah merugi
    7. Julukan berisi pujian tidaklah sama, ia racun bagi orang2 bodoh, sementara orang2 berjiwa besar tak membutuhkannya
    8. Barang siapa menyukai sebuah pohon, ia akan menyukai pula batang dan dahannya
    9. Kami tidak mendapatkan perdamaian melalui peperangan, tetapi dengan saling memahami
    10. Ketika keadilan menghilang di muka bumi ini, maka eksistensi manusia tak lagi memiliki harga 
    11. Bahagia itu tidak selalu mengerjakan apa yg kau cintai, tetapi saat engkau mencintai apa yang kau kerjakan
    12. Sungguh hal terburuk yang pernah dialami seorang manusia adalah tidak memiliki pekerjaan atau kecintaan
    13. Rasa malu itu menambah kecantikan bagi seorang perempuan, dan kemuliaan bagi laki-laki
    14. Sahabatmu adalah yg berterusterang ttg kesalahanmu, buka mereka yang menghias dan membenarkan agar peroleh ridhomu
    15. Persahabatan bagaikan sebuah sumur, setiap kali diambil airnya akan bertambah dalam
    16. Senyuman adalah untaian kata-kata indah yang tidak memerlukan huruf untuk merangkainya
    17. Jangan senantiasa memikirkan yang telah hilang, agar tidak hilang juga yang saat ini masih dalam genggaman
    18. Siapa yang qonaah dengan bagian dunia yang sedikit, akan menjadi remeh baginya setiap kesukaran
    19. Ucapan yang baik adalah paspor yang paten untuk melintasi setiap hati
    20- Jika bertambah ketertipuan, akan berkurang kebahagiaan
    21- Hati yang tenang adalah bantal terbaik untuk kenyamanan
    22- Siapa menanam kebaikan, akan memanen penghargaan kesyukuran
    23- Kebun yang indah tak berarti bebas dari ular
    24- Umur adalah satu2nya hal yg setiap kali bertambah justru berkurang
    25. Hati bagaikan sebuah wadah, gemboknya adalah mulut, dan kuncinya adalah lidah. Maka hendaknya setiap orang menjaga rahasianya
    27- Harta adalah pelayan yang handal, tapi ia juga bisa jadi majikan perusak
    28. Keagungan akalmu akan membuat banyak yg hasad, tp keagungan hatimu akan membuat banyak sahabat
    29- Semenit rasa sakit terasa satu jam, dan satu jam kenikmatan hanya terasa semenit
    30. Tak ada alasan tuk takut mendengar suara desingan peluru, karena peluru yg akan membunuhmu takkan pernah kau dengar suaranya
    31. Setan bisa berlaku menjadi spt malaikat, kurcaci menjadi raksasa, dan kelelawar pun menjadi elang tetapi hanya dihadapan orang2 bodoh saja
    32. Seorang nyonya akan berhenti memarahi suaminya untuk menjawab telepon yang berdering 
    33. Banyak suami menyesal, mengharap istri berambut panjang, ternyata lebih panjang lisannya  
    34. Jika Anda ingin memahami hakikat seorang wanita (istrimu), maka pandangilah ia dengan mata terpejam 
    35. Jika Anda memiliki dua potong roti, maka makanlah satu dan jual yang satunya untuk membeli bunga
    36. Siapa yang melakukan kesalahan sekali maka dia manusia, dan siapa yang terus2an melakukan dosa kesalahan maka dia syetan
    37. Kekuatan sebuah rantai diukur dari kekuatan rangkaian sambungannya yang terlemah
    38. Manusia bertahan hidup tanpa udara beberapa menit, tanpa air dua minggu, tanpa makanan dua bulan, dan tanpa berpikir bertahun2 lamanya
    39. Kita menghabiskan separuh hidup kita untuk mencari uang dan kesuksesan, lalu menghabiskan sisa separuhnya tuk mencari dokter
    40. Barang siapa yang membeli sesuatu tanpa kebutuhan, maka akan menjual sesuatu yang ia butuhkan

Semoga bermanfaat dan salam optimis .

JADILAH PELOPOR KEBAJIKAN!

Sebenarnya banyak sekali orang baik dalam hidup ini. Namun sangat sedikit yang siap menjadi pioner kebenaran, pelopor kebaikan dan teladan kebajikan!
Umumnya orang-orang baik hanya siap menjadi pengikut, penganut dan pendukung saja. Mereka mau menampilkan kebaikan, hanya saat ada yang memulai, mencontohi dan mempelopori.
Nah, disinilah urgen, istimewa dan hebatnya sif
at kepeloporan serta sikap keteladanan itu. Sekaligus disini pulalah terletak rahasia beratnya dan gambaran potensi resikonya, sehingga tidak banyak yang sanggup mengemban amanahnya. Maka tak heran bila nilai dan pahala sebuah keteladanan kebajikan di dalam ajaran Islam demikian tinggi dan luar biasa sekali. Sebagaimana, sebaliknya, dosa sebuah kepeloporan kejahatan juga sangat besar dan berat sekali.
Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda (yang artinya): “Barang siapa mempelopori di dalam Islam sebuah kebaikan/kebajikan, maka ia akan memperoleh pahalanya dan seperti/setara pahala orang-orang yang mengamalkan kebaikan itu sesudahnya, dengan tanpa mengurangi pahala mereka semua sedikitpun. Dan barang siapa mempelopori di dalam Islam sebuah keburukan, maka ia akan menanggung dosanya dan seperti/setara dosa orang-orang yang melakukan keburukan tersebut, dengan tanpa mengurangi dosa mereka semua sedikitpun” (HR. Muslim dari Sahabat Jarir bin Abdillah ra.).
Dan dalam hadits lain yang hampir semakna Beliau shallallahu ‘alaihi wasallam juga bersabda (yang artinya): “Barang siapa mengajak (orang lain) kepada sebuah petunjuk, maka ia akan mendapatkan pahala yang setara dengan pahala semua orang yang mengikuti petunjuk tersebut, dengan tanpa mengurangi sedikitpun dari pahala mereka semua. Dan barang siapa menyeru (orang lain) kepada sebuah kesesatan, maka ia akan menanggung dosa yang setara dengan dosa orang-orang yang mengikuti kesesatan itu, dengan tanpa mengurangi sedikitpun diantara dosa-dosa mereka semua” (HR. Muslim dari Sahabat Abu Hurairah ra.).
Begitu pula dalam hadits ketiga yang singkat berikut ini (artinya): “Barang siapa menunjukkan (orang lain) pada sebuah kebaikan, maka ia akan menerima pahala yang setara dengan pahala pelaku kebaikan tersebut” (HR. Muslim dari Sahabat Abu Mas’ud Al-Anshari ra.).
Oleh:Ustadz Ahmad Mudzoffar Jufri, MA

MUTIARA HIKMAH IMAM ASY-SYAFI’I rahimahullah

Berikut ini kutipan beberapa mutiara hikmah dari Imam agung Abu ‘Abdillah Muhammad bin Idris Asy-Syafi’i rahimahullah:
1. Aku yakin bahwa, jatah rezekiku (disisi Allah) tidak akan diambil oleh orang lain, maka hatikupun selalu tenang karenanya.
2. Ilmu bukanlah apa yang telah dihapal. Tapi ilmu ialah apa yang telah memberi manfaat!
3. Saat memaafkan dan tidak mendendam terhadap siapapun, berarti aku telah merehatkan diriku dari derita permusuhan (yang berkepanjangan).
4. Orang yang jujur dalam rasa ukhuwahnya, pasti akan menerima cacat saudaranya, menutup kekurangannya dan memaafkan kesalahannya.
5. Kala hatiku mengeras dan jalan hidupku serasa sempit, aku jadikan harapku sebagai tangga menuju ampunan-Mu.
Dosaku terasa begitu besar/berat bagiku. Tapi saat kusandingkan dengan ampunan-Mu, Tuhan-ku, tetaplah ampunan-Mu jauh lebih besar. 6. Orang paling dzalim terhadap dirinya adalah yang mau merendahkan diri kepada (selain Allah) yang tidak memuliakannya, dan mengharap cinta (selain Allah pula) yang tidak bisa memberinya manfaat.
7. Ada seseorang datang kepadaku untuk memberi tahuku tentang suatu hadits yang telah kutahu sebelum ia dilahirkan oleh ibunya, tapi aku diam saja, demi mengagungkan Rasulullah (shallallahu ‘alaihi wasallam).
8. Tiadalah aku berdebat dengan seorangpun, kecuali aku justru berharap agar kebenaran bisa tampil melalui lesannya
9. Srigala tidak memakan daging srigala lain. Tapi kita (manusia) justru saling memakan satu sama lain tanpa tedeng aling-aling (secara terang-terangan).
10. Bila engkau adalah pemilik hati yang qanaah (ridha dan merasa cukup dengan pembagian Allah), maka engkau dan konglomerat penggenggam harta kekayaan dunia adalah sama.
Oleh:Ustadz Ahmad Mudzoffar Jufri, MA

RAKYAT PALESTINA: PERLAWANAN ADALAH CARA UNTUK MENGUSIR ISRAEL

Sebanyak dua pertiga orang Palestina menilai bahwa yang akan memaksa penjajah Zionis Israel meninggalkan wilayah pendudukan hanyalah perlawanan. Hal tersebut terungkap dari hasil jajak pendapat bersama yang dilakukan pusat penelitian politik Palestina di Ramallah yang dipimpin Dr. Khali Shiqaqi dan Truman Research Institute for Peace di Universitas Ibrani.

Ketika ditanya bagaimana caranya memaksa entitas Zionis Israel meningalkan tanah negara Palestina setelah voting di PBB, sebanyak 41% Palestina menyerukan tindakan kembali melakukan serangan senjata melawan militer Israel dan pemukim pendatang Zionis, 24% menyerukan untuk melakukan perlawanan damai. Artinya 65% sepakat prinsip melawan penjajah Zionis Israel. Sementara itu hanya 30% saja yang menyerukan kembali ke perundingan.

Sementara itu sebanyak 41% orang Zionis memperkirakan orang Palestina akan kembali melakukan intifadhah dan konfrontasi bersenjata. Sedang 26% menyakini orang Palestina akan memulai perlawanan damai dan 20% meyakini orang Palestina akan kembali ke perundingan.

Ketika ditanya cara terbaik untuk mengakhiri pendudukan dan tindakan otoritas Palestina berdasarkan hasil perang Gaza dan voting di PBB yang mengakui negara Palestina, sebanyak 60% orang Palestina memiliki cara yang ditempuh Hamas dan 28% memilih cara yang ditempuh Mahmud Abbas yang memimpin gerakan Fatah.

Sebanyak 81% orang Palestina berpendapat bahwa gerakan Hamas yang menjadi pemenangan dalam perang dengan Israel, yang dianggap pasukan terkuat di kawasan. Sedangkan orang Zionis terpecah perkiraan mereka. Sebanyak 42% meyakini bahwa kedua belah pihak (Hamas dan Israel) sebagai pemenangan dan 26% orang meyakini bahwa Israel lah yang menjadi pemenangnya dan 20% meyakini Hamas sebagai pemenanganya serta 10% meyakini kedua belah pihak sebagai pemenang. (infopalestina)

40 NASEHAT SYAHID HASAN ALBANNA UNTUK PARA AKTIFIS ISLAM

1. Hendaklah engkau mempunyai wirid harian dari kitabullah tidak kurang dari satu juz. Usahakan mengkhatamkan Al-Qur’an dalam waktu tidak lebih dari sebulan dan tidak kurang dari tiga hari.


2. Hendaklah engkau membaca Al-Qur’an dengan baik, memperhatikannya dengan seksama dan merenungkan artinya. 
 
3. Hendaklah engkau mengkaji Sirah Nabi dan sejarah para generasi salaf. Banyak membaca hadist Rasulullah saw, minimal hafal 40 hadist dalam Al-Arba’in An-Nawawiyah. Dan juga mengkaji pokok-pokok aqidah dan fiqih. 
 
4.Hendaklah engkau bersegera melakukan general check up secara berkala atau berobat, begitu penyakit terasa mengenaimu. Disamping itu perhatikan faktor-faktor penyebab kekuatan dan perlindungan tubuh serta hindarilah faktor-faktor penyebab lemahnya kesehatan. 
 
5. Hendaklah engkau menjauhi sikap berlebih-lebihan dalam mengkonsumsi kopi, teh, dan minuman perangsang lainnya. Hindarkan sama sekali rokok. 
 
6. Hendaklah engkau perhatikan kebersihan dalam segala hal baik tempat tinggal, pakaian, makanan, minuman, badan dan tempat kerja, karena agama ini dibangun di atas dasar kebersihan. 
 
7.Hendaklah engkau jujur dalam berkata dan jangan sekali-kali berdusta. 
 
8.Hendaklah engkau menepati janji, jangan mengingkarinya, bagaimanapun kondisi yang engkau hadapi. 
 
9.Hendaklah engkau menjadi seorang yang pemberani dan tahan uji. Keberanian yang paling utama adalah terus terang dalam mengatakan kebenaran, ketahanan dalam menyimpan rahasia, berani mengakui kesalahan, adil terhadap diri sendiri dan dapat menguasainya dalam keadaan marah sekalipun.
  10.  Hendaklah engkau senantiasa bersikap tenang dan terkesan serius. Namun janganlah keseriusan itu menghalangimu dari canda, senyum dan tawa.

11.  Hendaklah engkau memiliki rasa malu yang kuat, berperasaan yang sensitive dan peka oleh kebaikan dan keburukan. Hendaklah engkau juga bersikap rendah hati dengan tanpa menghinakan diri, tidak bersikap taklid dan tidak terlalu berlunak hati.

12.  Hendaklah engkau bersikap adil dan benar dalam memutuskan suatu perkara pada setiap situasi. Jangan kemarahan melalaikanmu dari berbuat kebaikan, jangan permusuhan membuatmu lupa dari pengakuan jasa baik. Berkata benar meskipun itu merugikan orang yang paling dekat denganmu.

13.  Hendaklah engkau menjadi pekerja keras dan terlatih dalam aktivitas sosial. Bahagia jika dapat mempersembahkan bakti kepada orang lain, gemar membesuk orang sakit, membantu yang membutuhkan, menanggung orang yang lemah dan meringankan derita orang yang terkena musibah.

14.  Hendaklah engkau berhati kasih, dermawan, toleran, pemaaf, lemah lembut kepada manusia maupun binatang, berprilaku baik dalam berhubungan dengan semua orang, menjaga etika-etika sosial Islam, menyayangi yang kecil dan menghormati yang besar, memberi tempat kepada yang lain dalam majelis, tidak memata-matai, tidak menggunjing, tidak mengumpat, meminta izin jika masuk maupun keluar rumah dan lain-lain.

15.  Hendaklah engkau pandai membaca dan menulis, serta memperbanyak membaca koran, majalah atau tulisan lain. Bangun perpustakaan khusus, seberapapun ukurannya, konsentrasilah terhadap spesifikasi keilmuan dan keahlianmu jika engkau seorang spesialis, dan kuasailah persoalan Islam secara umum yang dengannya dapat membangun persepsi yang baik untuk menjadi referensi bagi pemahaman terhadap tuntutan fikrah.

16.  Hendaklah engkau memiliki usaha ekonomi yang mandiri, betapapun kecil, dan cukupkanlah dengan apa yang ada pada dirimu betapapun tingginya kapasitas keilmuan.

17.  Janganlah engkau terlalu berharap untuk menjadi pegawai negeri dan jadikanlah dia sebagai sesempit pintu rezeki namun jangan pula engkau tolak jika diberi peluang untuk itu. Jangan engkau melepaskannya kecuali jika ia benar-benar bertentangan dengan tugas dakwahmu.

18.  Hendaklah engkau perhatikan tugas-tugasmu secara cermat dan berkualitas.

19.  Hendaklah engkau penuhi hakmu dengan baik, penuhi hak-hak orang lain dengan sempurnan dan janganlah menunda-nunda pekerjaan.

20.  Hendaklah engkau menjauhkan diri dari judi dengan segala macamnya, apapun maksud di baliknya.Jauhi mata pencaharian yag haram, betapapun keuntungan besar yang ada di baliknya.

21.  Hendaklah engkau menjauhkan diri dari riba dalam setiap aktivitasmu dan sucikan ia sama sekali dari riba.

22.  Hendaklah engkau memelihara kekayaan umat Islam secara umum dengan mendorong berkembangnya pabrik-pabrik dan proyek-proyek ekonomi Islam. Engkau pun hendaklah menjaga setiap keping mata uang agar tidak jatuh ke tangan orang non-Islam dalam keadaan bagaimanapun. Janganlah makan dan berpakaian kecuali produk negeri Islammu sendiri.

23.  Hendaklah engkau memiliki kontribusi finansial dalam dakwah, engkau tunaikan kewajiban zakatmu dan jadikan sebagian dari hartamu itu untuk orang yang meminta dan yang kekurangan, betapapun kecil penghasilanmu.

24.  Hendaklah engkau menyimpan sebagian dari penghasilanmu untuk persediaan masa-masa sulit, betapapun sedikit dan jangan sekali-kali menyusahkan dirimu untuk mengejar kesempurnaan.

25.  Hendaklah engkau menghidupkan tradisi Islam dan mematikan tradisi asing dalam setiap aspek kehidupanmu. Jagalah sunah dalam setiap aktivitas tersebut.

26.  Hendaklah engkau memboikot peradilan peradilan yang tidak Islami, demikian juga penerbitan-penerbitan, organisasi-organisasi, sekolah-sekolah dan segenap institusi yang tidak mendukung fikrahmu secara total.

27.  Hendaklah engkau senantiasa merasa diawasi oleh Allah, mengingat akherat dan bersiap-siap untuk menuju ridlo Allah dengan tekad yang kuat, serta mendekatkan diri kepada Allah dengan banyak ibadah sunah, memperbanyak dzikir (hati dan lisan), dan berusaha m engamalkan doa yang diajarkan pada setiap kesepatan.

28.  Hendaklah engkau bersuci dengan baik dan usahakan agar senantiasa dalam keadaan berwudlu (suci) di sebagian besar waktumu.

29.  Hendaklah engkau melakukan sholat dengan baik dan senantiasa tepat waktu dalam menunaikannya. Usahakan untuk senantiasa berjamaah di masjid.

30.  Hendaklah engkau berpuasa Ramadhan dan berhaji. Kerjakan sekarang juga jika kamu telah mampu.

31.  Hendaklah senantiasa menyertai dirimu niat jihad dan cinta mati syahid. Bersiaplah untuk itu kapan saja kesempatan untuk itu tiba.

32.  Hendaklah engkau senantiasa memperbaharui taubat dan istghfarmu. Berhati-hatilah terhadap dosa kecil, apalagi besar. Sediakanlah-untuk dirimu-beberapa saat untuk mengintropeksi diri terhadap apa-apa yang telah dilakukan, yang baik maupun yang buruk. Perhatikan waktumu, karena waktu adalah kehidupan itu sendiri. Janganlah engkau pergunakan ia-sedikitpun- tanpa guna dan janganlah engkau ceroboh terhadap hal-hal yang syubhat agar tidak jatuh ke dalam kubangan yang haram.

33.  Hendaklah engkau berjuang meningkatkan kemampuan dengan bersungguh-sungguh agar engkau dapat menerima tongkat kepemimpinan. Hendaklah engkau menundukkan pandanganmu, menekan emosimu, dan memotong habis selera-selera rendah dari jiwamu. Bawalah ia hanya untuk menggapai yang halal dan baik, serta hijabilah ia dari yang haram dalam keadaan bagaimanapun.

34.  Hendaklah engkau jauhi khamer dan seluruh makanan atau minuman yang memabukkan sejauh-jauhnya.

35.  Hendaklah engkau menjauh dari pergaulan dengan orang jahat dan persahabatan dengan orang yang rusak serta jauhilah tempat-tempat maksiat.

36.  Hendaklah engkau perangi tempat-tempat iseng, jangan sekali-kali mendekatinya, serta jauhi gaya hidup mewah dan bersantai-santai.

37.  Hendaklah engkau mengetahui teman pergaulnmu satu persatu dengan pengetahuan yang lengkap dan kenalkanlah dirimu kepada mereka dengan selengkap-lengkapnya. Tunaikanlah hak-hak ukhuwah mereka dengan seutuhnya, hak kasih sayang, penghargaan, pertolongan dan itsar. Hendaklah hadir di majlis mereka, tidak absen kecuali ada udzur darurat, dan pegang teguhlah sikap itsar dalam pergaulanmu dengan mereka.

38.  Hendaklah engkau hindari hubungan dengan organisasi atau jamaah apapun, sekiranya hubungan itu tidak membawa maslahat bagi fikrohmu.

39.  Hendaklah engkau menyebarkan dakwahmu di manapun dan memberi informasi kepada pemimpin tentang segala kondisi yang melingkupimu. Jangan engkau berbuat sesuatu yang berdampak stategis kecuali dengan seijinnya.

40.  Hendaklah engkau senantiasa menjalin hubungan, baik secara ruhani maupun ‘amali, dengan Jamaah